BERIPAT adalah permainan adu ketangkasan yang sudah sejak sangat lama berkembang di masyarakat Belitung.
Dua orang yang terlibat dalam beripat akan berada di satu arena. Merekalah yang kemudian beradu ketangkasan dengan menggunakan sejenis cambuk dari rotan sebagai senjata.
Kedua pemain ini akan saling memukul satu sama lain. Target utamanya, cambuk mengenai punggung lawan.
Ada beberapa wasit yang memastikan pertandingan tetap sesuai peraturan. Pemenang pertandingan adalah peserta dengan luka bekas pukulan rotan paling sedikit di punggung.
Para pemain harus memiliki ketangkasan bela diri. Kedua pemain yang beradu ketangkasan tak boleh berasal dari desa yang sama untuk menghindari dendam. (*)
Jumat, 04 Juli 2008
Beripat
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar