
PASCA-keruntuhan Sirkus Barnum dan Coup, sejumlah kelompok sirkus besar juga muncul di seluruh Amerika. Salah satunya dimiliki oleh James A Bailey.
Pertunjukannya terdiri atas akrobat sirkus dan pertunjukan binatang liar. James adalah orang pertama yang menggunakan listrik di pertunjukan sirkus. Ribuan orang datang melihat acara tersebut hanya untuk melihat penemuan yang aneh ini.
Tahun 1881, Barnum dan Bailey memutuskan untuk menggabungkan sirkus mereka. Mereka kini memiliki tiga lingkaran sirkus. Ini adalah sirkus dengan tiga lingkaran pertama di Amerika.
Beberapa tahun kemudian, sebuah penemuan yang baru - mobil - memungkinkan Sirkus Barnum dan Bailay berparade. Banyak orang berpendapat bahwa mobil hanya cocok digunakan di sirkus, karena tidak ada orang pada saat itu yang terpikir untuk mengendarai mesin aneh tersebut.
Binatang paling terkenal di Sirkus Barnum dan Bailey adalah Jumbo, sang gajah. Pada 1882, sirkus tersebut membelinya dari Kebun Binatang London.
Ribuan anak-anak datang hanya untuk melihat Jumbo, gajah terbesar di Amerika. Banyak diantara mereka mengendarai punggungnya. Begitu terkenalnya Jumbo sehingga namanya masuk ke dalam kosakata bahasa Inggris. Hari ini, apapun yang berukuran jauh lebih besar dari biasanya disebut ukuran jumbo.(sumber utama:wikipedia)
Sabtu, 01 November 2008
Listrik Pertama di Pertunjukan Sirkus
The Greatest Show on Earth

MUSIM semi 1969, Sirkus Dan Rice berlabuh di kota MacGregor, Iowa. Lima orang anak kecil datang menonton dengan penuh minat. Mereka adalah Al, Otto, Charles, Alf T, dan John Ringling.
Selesai menonton sirkus, bocah-bocah Ringling memutuskan untuk membuat pertunjukan di belakang halaman mereka. Biaya masuknya adalah 10 pin.
Tak berapa lama, mereka menambahkan seekor kambing tua yang mereka namakan Billy Rainbow. Sekarang tarif masuknya menjadi 1 sen untuk melihat Sirkus Ringling Bersaudara.
Kelima saudara tersebut sangat serius dalam hal pertunjukan sirkus mereka. Mereka belajar bermacam-macam keahlian. Mereka menyimpan setiap sen untuk membeli gerobak dan sebuah tenda.
Hanya tiga belas tahun setelah menonton pertunjukan sirkus mereka yang pertama, kelima bersaudara tersebut bepergian dengan pertunjukan sirkus mereka sendiri. Berikutnya, dua lagi saudara mereka, Gus dan Henry, bergabung ke perusahaan keluarga tersebut. Ketujuh saudara tersebut bekerja sangat keras.
Selama lima tahun berikutnya, Ringling bersaudara terus membeli dan membeli sirkus. Tahun 1922, mereka telah berhasil membeli seluruh sirkus besar di Amerika, termasuk Sirkus Barnum dan Bailey. Sekarang mereka dikenal dengan nama The Greatest Show on Earth - Pertunjukan Terbesar di Dunia.
Seratus gerbong kereta diperlukan untuk memindahkan Sirkus Ringling Bersaudara dari satu kota ke kota lain. Beberapa minggu sebelum sirkus tiba, beberapa orang akan datang dan menyewa tanah yang akan digunakan oleh sirkus terlebih dahulu, lalu beberapa orang lain akan memasang papan-papan besar menandakan sirkus akan datang.
Rombongan sirkus biasanya datang jauh sebelum fajar. Peralatan diturunkan, tenda-tenda dinaikkan. Tenda pertama yang didirikan adalah tenda masak dimana orang-orang sirkus makan. Jika makanan telah siap, bendera akan dikibarkan dari atas tenda.
Tenda berikut yang didirikan adalah tenda binatang dan tenda untuk pertunjukan sampingan. Dan yang terakhir adalah Big Top, dimana pertunjukan utama akan digelar.
Anak-anak kecil dari kota dipekerjakan untuk membantu. Beberapa mengangkut ember- ember air untuk gajah-gajah, beberapa melakukan pekerjaan lainnya. Orang sirkus menyebut mereka 'punks' dalam bahasa Inggris. Bayaran mereka adalah nonton gratis pertunjukan sirkus.
Semua orang keluar untuk menonton parade sirkus pada pagi harinya. Di jalanan utama nampaklah gadis-gadis cantik di atas kuda. Lalu pertunjukan band yang mengendarai kereta band yang sudah dihias.
Kerangkeng-kerangkeng binatang liar dan antrian gajah menyusul di belakangnya. Badut- badut, menunggang kambing atau mobil-mobil lucu, akan masuk keluar di sepanjang parade. Pada akhir iring-iringan terdapat sebuah lokomotif peluit khusus yang disebut 'calliope'. Suaranya menandakan bahwa parade telah berakhir.
Kerumunan orang mulai berkumpul di lapangan sirkus sesaat setelah makan siang. Orang membeli tiket di kereta tiket dan berkeliling di sekitar tenda utama melihat-lihat binatang di dalam kerangkengan.
Beberapa orang membeli jagung berondong dan gula kapas. Yang lainnya pergi ke tenda- tenda yang lebih kecil untuk menonton pertunjukan sampingan seperti wanita tergemuk di dunia, pemakan api, dan penelan pedang.
Ketika saatnya tiba, orang-orang mulai masuk ke tenda Big Top. Di tengah-tengah lingkaran berdirilah sang pemimpin sirkus. Pemain band mulai memainkan musik dan Parade Masuk dimulai. Semua pemain berjalan masuk dan mengelilingi lingkaran.
Ketika parade berakhir, sang pemimpin meniup peluitnya dan tiba-tiba ketiga lingkaran sirkus menjadi hidup! Ada kuda yang melompat-lompat dengan gadis-gadis cantik dan seksi, yang menunggangi mereka tanpa sadel; Ada anjing laut yang terlatih, gajah yang menari waltz, dan pertunjukan binatang liar.
Badut nampak di mana-mana, mereka mengejar babi, jatuh dari mobil-mobilan tua, dan terjerembab karena sepatu besar mereka sendiri.
Terlihat atraksi akrobat orang meniti di atas tali yang tinggi, pemain akrobat melompat kesana kemari - setiap atraksi lebih menarik dari atraksi sebelumnya.
Tidak terasa acara pertunjukan sudah berakhir. Tidak lama rombongan sirkus akan pergi ke kota selanjutnya.
Hari ini, kebanyakan sirkus diadakan di dalam bangunan, hanya sedikit yang masih mengadakan pertunjukan di tenda-tenda. Namun selama masih ada anak-anak dan orang dewasa yang tertawa melihat atraksi badut, melempar kacang ke gajah, dan berteriak penuh kegirangan menyaksikan orang meniti tali di udara, sirkus akan selalu ada!(sumber utama:wikipedia)
Sirkus Koboi Buffalo Bill Cody

TAHUN 1883, sebuah jenis sirkus baru diperkenalkan. Buffalo Bill Cody, seorang pahlawan Indian yang terkenal. Ia adalah seorang mata-mata tentara, sekaligus seorang pemburu banteng yang amat handal.
Sirkus baru ini dikenal dengan pertunjukan Wild West atau pertunjukan koboi-nya yang luarbiasa. Ini adalah sirkus koboi pertama yang dikenal orang di dunia.
Di sirkusnya, Cody mempertunjukkan keahlian menunggang kuda, menembak jitu, dan Indian yang melawan koboi.
Penembak jitu yang terkenal di dalam sirkus Buffalo Bill adalah Annie Oakley. Ia dijuluki 'Little Sure Shot' atau Penembak Jitu Kecil. Dengan tidur di punggung kuda yang berjingkrak, Annie menembak bola-bola gelas yang dilemparkan ke udara oleh seorang kawannya.
Ia juga menunjukkan banyak keahlian lain, namun ini adalah keahliannya yang paling sulit dilakukan.
Sirkus Buffalo Bill bepergian menggunakan kereta api, sama seperti banyak sirkus yang lain. Sebagian lagi memilih bepergian menggunakan kapal di sepanjang sungai Mississippi.(sumber utama:wikipedia)
Rabu, 01 Oktober 2008
Museum Aneh Phineas Taylor
DI dalam sejarah sirkus juga terdapat nama lain lagi yang terkenal. Ia adalah Phineas Taylor Barnum. Ia rela melakukan apa saja untuk membodohi orang.
Selama tiga puluh tahun Barnum memiliki sebuah museum di kota New York. Ia mengkoleksi orang-orang aneh dan benda-benda aneh dari seluruh penjuru dunia. Orang- orang membawa keranjang piknik dan tinggal di museum tersebut sepanjang hari hanya untuk mengamati pemandangan aneh tersebut.
Pemandangan yang paling menarik di Museum Amerika Barnum adalah seorang kerdil bernama Charles S. Stratton. Orang kerdil ini hanya setinggi 63,5 cm dan beratnya hanya tujuh kilogram. Ia dijuluki oleh Barnum sebagai 'General Tom Thum' - Jenderal Tom Jempol.
Pertunjukan lain yang digelar adalah Bayi Raksasa. Bayi tersebut berumur tujuh tahun dan memiliki berat 116 kilogram. Museum tersebut sangat berbeda dengan museum-museum yang kita lihat sekarang ini. Museum tersebut mirip seperti pertunjukan sirkus.
Tahun 1870, ketika Barnum berusia enam puluh tahun, museumnya terbakar hingga habis. Namun ia sudah cukup kaya berkat museumnya pada saat itu. Lalu William Cameron Coup, pemilik sebuah sirkus besar datang menemuinya dan memintanya menjadi rekan kerja di Sirkus Coup. Barnum menyukai ide tersebut.
Pada 10 April 1871, Sirkus Barnum dan Coup dibuka di Brooklyn, New York, di dalam sebuah tenda terbesar yang orang pernah lihat. Setahun berikutnya, sirkus tersebut bepergian ke seluruh Amerika menggunakan tidak kurang dari tujuh puluh gerbong kereta api. Namun pemilik sirkus tersebut, Barnum dan Coup, tidak akur sehingga setelah beberapa tahun mereka memutuskan untuk berpisah.(sumber utama:wikipedia)
Selasa, 16 September 2008
Gilbert Spalding dan Istana Mengambang
TIDAK hanya badut yang menjadi terkenal. Sebab belakangan ada pula orang-orang yang menjadi terkenal sebagai pemilik sirkus. Salah satunya adalah Gilbert Spalding.
Gilbert memiliki banyak ide tentang bagaimana membuat pertunjukan sirkus menarik. Ia menggunakan lampu minyak menggantikan lilin dan menciptakan kursi khusus untuk para penontonnya. Ia juga adalah pemilik sirkus pertama yang memindahkan sirkusnya dengan kereta api.
Namun Gilbert Spalding paling banyak dikenang karena Istana Mengambang-nya yang dimulai 1853. Istana tersebut berupa kapal raksasa yang diwarnai krem dan emas. Kapal tersebut bergerak dengan ditarik dua kapal tambang.
Di dalam Istana Mengapung terdapat lingkaran sirkus yang besar. Di sekitar lingkaran tersebut terdapat tempat duduk untuk dua ribu orang lebih. Istana tersebut bepergian di sepanjang sungai Mississippi, berhenti di sepanjang jalan untuk mengadakan pertunjukan di semua kota kecil.(sumber utama:wikipedia)
Senin, 15 September 2008
Joeys Si Badut Sirkus

SEBUAH sirkus terasa kurang lengkap tanpa seorang badut yang membuat anak-anak dan orang dewasa tertawa. Badut pertama yang menjadi superstar adalah Joey Grimaldi.
Ia melakukan pertunjukan di London tahun 1800-an awal. Sejak saat itu, badut sirkus selalu disebut 'joeys' dalam bahasa Inggris.
Karakter badut, biasanya akan sangat khas. Sekali seorang badut memutuskan bagaimana ia mengecat wajahnya, rupa tersebut akan menjadi ciri khasnya. Tidak ada badut lain yang dapat menirunya.
Badut terkenal pertama dari Amerika adalah Dan Rice. Ia memanjangkan jenggotnya dan mengenakan baju yang menyerupai bendera Amerika.
Dalam pertunjukkannya, Dan menggunakan seekor babi yang bernama Lord Byron. Pada saat sang badut menanyakan pertanyaan kepada babi tersebut, sang babi akan menjawab dengan suara 'oink, oink' pada saat yang tepat.
Pada akhir acaranya, Dan akan memberikan sekotak penuh bendera dari berbagai negara, dan Lord Byron selalu mampu mengambil bendera Amerika dari antaranya dan melambaikannya ke arah penonton.(sumber utama:wikipedia)
Senin, 01 September 2008
Gajah Pertama dalam Sirkus

GAJAH pertama kali dikenal warga Amerika tahun 1776 saat Kapten Jacob Crowinshield tiba di pelabuhan New York. Di kapalnya terdapat seekor binatang aneh yang baru ia beli dari India. Ini adalah binatang gajah pertama yang menginjakkan kakinya ke Amerika.
Kapten Jacob tidak tahu betapa pentingnya nanti gajah ini berpengaruh ke sirkus Amerika.
Setahun kemudian, orang-orang mulai menghitung banyaknya gajah setiap kali sirkus berparade ke kota. Semakin banyak gajah yang dapat mereka hitung, semakin besar sirkus yang akan dipertunjukkan.
Pertunjukan sirkus keliling di Amerika dimulai untuk pertama kalinya tahun 1815. Berawal ketika seorang kapten membawa Old Bet membawa seekor gajah Afrika ke Amerika.
Saudara kapten tersebut, Hachaliah Bailey, lalu membelinya. Hachaliah lalu berkeliling dari satu tempat ke tempat lain dengan binatang raksasa itu. Agar tak ada yang dapat melihat gajah itu secara gratis, Bailey bersaudara selalu bepergian pada waktu malam.
Sukses dengan pertunjukan gajahnya, Bailey pun menambahkan binatang-binatang lainnya ke dalam pertunjukan mereka. Tahun 1920, ada sekitar 30 pertunjukan yang berangkat dalam rombongannya. Mereka semua adalah tetangga-tetangga Hachaliah dari Somers, New York yang terpengaruh oleh kesuksesannya dan membeli binatang-binatang lalu melakukan pertunjukan dengannya. Beberapa di antaranya juga menjadi badut dan beratraksi dengan kuda.
Pada tahun 1830, untuk pertama kalinya sirkus keliling digelar di tenda besar (Big Top). Tenda berbentuk melingkar dengan atap runcing inilah yang kemudian membawa sirkus Turner yang dimenejeri Aaron Turner terkenal di seluruh Amerika.
Tidak peduli seperti apa cuacanya, sirkus Turner selalu dapat mempertunjukkan atraksinya. (sumber utama:wikipedia)
Jumat, 01 Agustus 2008
Terobosan Philip Astley

PERTUNJUKAN sirkus modern pertama kali diperkenalkan Philip Astley, seorang sersan mayor dari kavaleri Inggris sekitar 1770. Ia mengembangkan seni pertunjukan ini dengan membuka sebuah lingkaran berkuda di London, di mana Philip sendirilah yang beratraksi di atas kudanya.
Waktu berlalu, Philip pun mulai menambahkan seorang badut pada pertunjukannya. Ia juga menambahkan atraksi para juggler dan orang-orang yang beraksi dengan berjalan di atas tali.
Atas terobosannya itulah, Philip Astley kemudian sering disebut sebagai Bapak Sirkus. Ia sukses dengan Sirkus Londonnya sehingga banyak orang mencoba melakukan hal yang sama di seluruh Eropa.
Salah satu yang terkenal adalah Antonio Franconi. Ia dan anak-anaknya - yang dilanjutkan cucu-cucunya - membuka sebuah sirkus di Paris. Keluarga Franconi akhirnya menjadi terkenal dengan atraksi menunggang kuda yang dipertunjukkan oleh kuda yang menari.
Ketika banyak orang dari Eropa pergi ke Dunia Baru yakni Amerika, sirkus pun pelan tapi pasti ikut berkembang di sana.
Berawal dari kebiasaan para pendatang membawa buruannya yakni seekor beruang liar ke pemukiman terdekat dan mempertontonkannya. Beberapa bahkan dilatih hingga bisa memberikan pertunjukan yang lebih menghibur. Inilah yang kemudian dipercaya sebagai permulaan pertunjukan sirkus di Amerika.
Sirkus pertama yang sesungguhnya di Amerika dimulai oleh seorang Skotlandia, John Bill Ricketts, tiba di Amerika tahun 1792. Ahli berkuda yang kemudian menetap di Philadelphia ini membuka sirkusnya tanggal 3 April 1793. George Washington, presiden Amerika, adalah salah satu penontonnya.
Sirkus Ricketts mempunyai seorang badut dan pejalan tali. Namun aksi utamanya adalah akrobat di atas kuda. Di atas kudanya yang diberi nama Cornplanter, John akan melompat tinggi dan mendarat di atas kuda lain. Oleh karena jasa-jasanya, nama Bapak Sirkus Amerika diberikan kepada John Bill Ricketts.
Selama bertahun-tahun, setiap pertunjukan sirkus selalu mempunyai 'pertunjukan sampingan.' Tenda-tenda kecil dibangun di sekitar tenda utama. Di dalam masing-masing tenda terdapat sesuatu yang spesial untuk ditonton.
John Bill Ricketts memulai kebiasaan ini ketika ia membeli seekor kuda putih bernama Jack. Ini adalah kuda yang dulunya ditunggangi Presiden Washington pada waktu perang melawan Inggris. Kuda yang terkenal ini dipertunjukkan di sebuah kandang khusus. Ini adalah pertunjukan sampingan pertama di sirkus Amerika pertama.(sumber utama:wikipedia)
Sirkus, Para Gadis, dan Anak-anak Pulau Krete

KALAU saja anak-anak muda di Pulau Krete di kawasan Laut Mediterania tak punya kebiasaan beratraksi melompati banteng dan memegang tanduknya saat melayang di udara, sirkus barangkali tak akan pernah ada di dunia ini.
Sekitar empat ribuan tahun lalu, anak-anak muda di pulau kecil ini memang terbiasa untuk itu. Aksi mereka ditonton oleh warga setempat, tak terkecuali para gadis remajanya yang diam-diam memilih pasangan.
Literatur terkait kisah anak-anak muda di Pulau Krete sendiri tak banyak ada, kecuali dari dongeng mulut ke mulut dan beberapa peninggalan yang menguatkannya. Meski demikian sebagian ahli percaya, inilah cikal bakal pertunjukan sirkus seperti yang kita kenal sekarang.
Sebgian ahli juga berpendapat bahwa sirkus yang kita kenal berasal dari zaman Romawi kuno, bersamaan dengan munculnya pertunjukan gladiator yang bertarung di circus maximus yang terjemahan bebasnya kira-kira berarti arena pertunjukan berbentuk lingkaran di mana para penonton duduk melingkar dan berundak (circus berarti lingkaran, maximus berarti hebat atau besar).
Di circus maximus inilah, selain gladiator biasanya juga dipertunjukkan atraksi dari para prajurit yang menunggang kereta kuda seperti yang biasa mereka pakai untuk berperang. Suasana biasanya juga dimeriahkan oleh atraksi para pemain akrobat bermain juggling (lempar tangkap) dengan aneka benda, baik berupa bola kecil, ring, atau pisau.
Dikisahkan, hampir seribuan tahun pertunjukan di circus maximus ini bertahan hingga peperangan mulai melanda negeri ini. Saat perang semakin hebat, orang tak lagi bisa datang ke circus maximus untuk menonton. Sebagian besar gladiator ikut berperang, dan para pemain akrobat kehilangan pekerjaan.
Untuk menyambung hidup, beberapa gladiator tua dan para pemain akrobat kemudian bergabung dalam kelompok-kelompok kecil. Kelompok-kelompok kecil inilah yang kemudian melanjutkan pertunjukkan circus dan berkeliling ke pelosok negeri, bahkan hingga ke Eropa.
Di daratan Eropa inilah kabarnya, para pemain akrobat keliling ini mulai kerap diundang untuk tampil memeriahkan pesta. Termasuk pada perayaan Santo Bartolomeus (1123) di mana hanya pemain akrobat dan pelempar paling hebat yang diundang untuk mempertunjukkan aksinya.
Dalam perkembangannya kemudian sirkus juga diramaikan dengan trapeze (palang gantung), rope-dancing, salto ungkit, trampolin, serta pertunjukan binatang, dan badut. (sumber utama: wikipedia)

