Yans Studio, 081320550019,
email yans.juggler@gmail.com

Jumat, 01 Agustus 2008

Terobosan Philip Astley


PERTUNJUKAN sirkus modern pertama kali diperkenalkan Philip Astley, seorang sersan mayor dari kavaleri Inggris sekitar 1770. Ia mengembangkan seni pertunjukan ini dengan membuka sebuah lingkaran berkuda di London, di mana Philip sendirilah yang beratraksi di atas kudanya.

Waktu berlalu, Philip pun mulai menambahkan seorang badut pada pertunjukannya. Ia juga menambahkan atraksi para juggler dan orang-orang yang beraksi dengan berjalan di atas tali.

Atas terobosannya itulah, Philip Astley kemudian sering disebut sebagai Bapak Sirkus. Ia sukses dengan Sirkus Londonnya sehingga banyak orang mencoba melakukan hal yang sama di seluruh Eropa.

Salah satu yang terkenal adalah Antonio Franconi. Ia dan anak-anaknya - yang dilanjutkan cucu-cucunya - membuka sebuah sirkus di Paris. Keluarga Franconi akhirnya menjadi terkenal dengan atraksi menunggang kuda yang dipertunjukkan oleh kuda yang menari.

Ketika banyak orang dari Eropa pergi ke Dunia Baru yakni Amerika, sirkus pun pelan tapi pasti ikut berkembang di sana.

Berawal dari kebiasaan para pendatang membawa buruannya yakni seekor beruang liar ke pemukiman terdekat dan mempertontonkannya. Beberapa bahkan dilatih hingga bisa memberikan pertunjukan yang lebih menghibur. Inilah yang kemudian dipercaya sebagai permulaan pertunjukan sirkus di Amerika.

Sirkus pertama yang sesungguhnya di Amerika dimulai oleh seorang Skotlandia, John Bill Ricketts, tiba di Amerika tahun 1792. Ahli berkuda yang kemudian menetap di Philadelphia ini membuka sirkusnya tanggal 3 April 1793. George Washington, presiden Amerika, adalah salah satu penontonnya.

Sirkus Ricketts mempunyai seorang badut dan pejalan tali. Namun aksi utamanya adalah akrobat di atas kuda. Di atas kudanya yang diberi nama Cornplanter, John akan melompat tinggi dan mendarat di atas kuda lain. Oleh karena jasa-jasanya, nama Bapak Sirkus Amerika diberikan kepada John Bill Ricketts.

Selama bertahun-tahun, setiap pertunjukan sirkus selalu mempunyai 'pertunjukan sampingan.' Tenda-tenda kecil dibangun di sekitar tenda utama. Di dalam masing-masing tenda terdapat sesuatu yang spesial untuk ditonton.

John Bill Ricketts memulai kebiasaan ini ketika ia membeli seekor kuda putih bernama Jack. Ini adalah kuda yang dulunya ditunggangi Presiden Washington pada waktu perang melawan Inggris. Kuda yang terkenal ini dipertunjukkan di sebuah kandang khusus. Ini adalah pertunjukan sampingan pertama di sirkus Amerika pertama.(sumber utama:wikipedia)

Tidak ada komentar: